Minggu, 17 Mei 2015

Apa...

Mencari tanpa lelah...
Kemana arah hidup ini...
Walau diam sejenak...
Alam bawah sadar slalu bertanya...
Apa makna dari semua ini....
Semua masih meraba raba...
Tp pedih dan sakit ini nyata...
Bukan tafsir atau hayalan...
Jamah alam dan fana...
Masih pun aku bertanya...
Tunduk kah aku dengan takdir?
Berusaha tidak...
Aku ingin mengenal nahkoda hidup ini...
Apa maunya...

Rabu, 06 Mei 2015

Sapa senyum sang mentari

Sapa senyum sang mentari...
Mewarnai bumi...
Menandai pertarungan dimulai...
Jejak langkah yang tak pasti...
Mencari arti hidup ini...
Sapa senyum sang mentari...
Mengiringi tanya ini...
Apa arti hidup ini...
Riuh rendah euforia fana...
Bertahan dalam asa...
Menembus hirarki takdir...
Sapa senyum sang mentari...
Menjadi misteri...
Sampai kapan akan menikmati...

Rabu, 22 April 2015

Abadimu

Sayatan luka yang kau buat ini akan selalu abadi...
Mengikis waktu... menembus arus jaman...
malam yang sepi seolah menertawaiku...
terus tertawa akan kekalahanku...
Siksa kamuflase sungguhpun menyayat...
Antara dendam dan cinta berjalan beriringan...
Putih dan hitam dalam ruang kosong...
Tergambar sosokmu selalu...
Cerita yang akan slalu abadi...
Sampai mati...

Selasa, 14 April 2015

Di tubuh ini

Di tubuh ini
Aku sandarkan cita-cita
Di tubuh ini
Aku tumbuhkan harapan
Di tubuh ini
Aku melawan dunia
Di tubuh ini
Aku memasrahkan takdir
Di tubuh ini
Aku sisipkan kenangan
Aku sisipkan angan
Aku sisipkan kekecewaan
Ditubuh ini pula
Aku menunggu panggilanMU

Minggu, 01 Maret 2015

Testimoni

Manusia yang utuh adalah ketika dia bisa bermanfaat bagi orang lain.

Selasa, 24 Februari 2015

Ada masanya

Ada masanya...
Dikala bahagia...
Kita akan melupakan kesepian...
Dikala sepi...
Kita akan merindukan kebahagiaan.
Pasang surut kehidupan...
Semua pasti ada masanya.
Terlena akan suka...
Lupa akan duka.
Terjebak dalam duka...
Terbayang bayang akan suka.
Sungguh hidup ini berwarna.
Nikmati duka...
Kemunafikan pun merasuk.
Menyeimbangkan suka...
Rasa syukur pun terlupakan.
Derita dan bahagia adalah saudara.
Hidup dan mati adalah waktu.

Jumat, 13 Februari 2015

Menggenggam alur takdir

Biarkanlah kesepian ini merasuk...
Maka jiwa ini akan kebal akan angan...
Biarkanlah duka ini menyatu...
Maka hati ini akan lupa akan harapan...
Biarkanlah dendam ini merasuk...
Agar asa ini terpelihara...
Biarkanlah kebencian ini menghentak...
Agar cinta ini terbunuh...
Biarkanlah urat kesetiaan ini putus...
Agar terkubur dengan masalalu...
Belati karma ini harus menikam...
Menikam sang objek...
Sang maha takdir harus bergerak.
Jika tidak....
Maka aku tidak akan pernah percaya.
Belati karma akan aku tikam sendiri.
Mengoyak perut sang objek.